Zainuddin : Keberangkatan Rico Waas Berobat ke Luar Negeri Diminta Tak Dipolitisasi

BLOKBERITA.COM – Polemik mengenai keberangkatan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, ke luar negeri untuk menjalani pengobatan menuai beragam tanggapan di tengah masyarakat. Namun, sejumlah warga menilai persoalan tersebut tidak seharusnya digiring menjadi isu negatif yang berpotensi memicu opini liar di ruang publik.

Warga Kota Medan, Zainuddin Lubis, menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk memperoleh pelayanan kesehatan terbaik, termasuk kepala daerah. Menurutnya, kondisi kesehatan seseorang merupakan persoalan pribadi yang harus dipandang secara manusiawi dan objektif.

“Pak Rico Waas juga manusia biasa yang bisa sakit dan membutuhkan perawatan medis. Jangan semua hal langsung dipersepsikan negatif seolah ada sesuatu yang disembunyikan,” ujar Zainuddin, Minggu (17/5/2026).

Ia mengatakan, keputusan menjalani pengobatan justru menunjukkan bentuk tanggung jawab seorang pemimpin terhadap tugas dan amanah yang diembannya. Sebab, kata dia, kondisi kesehatan yang prima sangat dibutuhkan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan maksimal.

Menurut Zainuddin, seorang kepala daerah tidak mungkin mampu bekerja optimal apabila kondisi kesehatannya terganggu. Karena itu, langkah pengobatan yang dilakukan Rico Waas dinilai sebagai upaya untuk memulihkan kondisi agar dapat kembali fokus memimpin Kota Medan.

“Menjaga kesehatan bukan tindakan yang salah. Justru itu bagian dari tanggung jawab seorang pemimpin supaya bisa kembali bekerja dan melayani masyarakat dengan baik,” katanya.

Ia juga menilai kritik yang berkembang seharusnya disikapi secara proporsional dan tidak diarahkan menjadi serangan personal. Terlebih, keberangkatan tersebut telah diinformasikan secara terbuka kepada publik dan disebut telah melalui prosedur administratif sesuai ketentuan.

Selain itu, Zainuddin menekankan bahwa biaya pengobatan yang dijalani Rico Waas tidak menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Karena itu, ia meminta masyarakat tidak membangun asumsi tanpa dasar yang jelas.

“Kalau memang sudah ada pemberitahuan resmi ke pemerintah pusat dan tidak memakai uang rakyat, maka seharusnya persoalan ini tidak perlu dibesar-besarkan,” ujarnya.

Di sisi lain, Zainuddin mengakui selama memimpin Kota Medan, Rico Waas dikenal aktif turun langsung ke lapangan untuk memantau pelayanan publik dan berbagai persoalan perkotaan. Menurutnya, gaya kepemimpinan tersebut menunjukkan keseriusan dalam melakukan pembenahan di sejumlah sektor.

Ia menilai komitmen tersebut terlihat dari semangat yang dibangun melalui tagline “Medan untuk Semua” yang selama ini digaungkan Pemerintah Kota Medan. Bagi Zainuddin, slogan tersebut mencerminkan upaya menciptakan kota yang lebih inklusif, nyaman, dan tertata bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Tagline itu bukan sekadar slogan politik. Ada pesan kebersamaan dan semangat gotong royong agar masyarakat ikut menjaga Kota Medan seperti rumah sendiri,” katanya.

Menurutnya, masyarakat seharusnya lebih fokus mengawal program pembangunan dan pelayanan publik dibanding memperpanjang polemik yang belum tentu berdampak langsung terhadap kepentingan warga.

Ia juga meminta publik tidak mudah terpancing narasi negatif yang beredar di media sosial maupun ruang-ruang diskusi publik. Sebab, polemik berkepanjangan dikhawatirkan justru menciptakan suasana yang tidak kondusif di tengah masyarakat.

“Yang terpenting saat ini roda pemerintahan tetap berjalan dan pelayanan masyarakat tidak terganggu. Kalau itu masih berjalan baik, saya rasa tidak ada alasan untuk terus memperdebatkan hal ini,” tegasnya.

Zainuddin pun mengajak masyarakat Kota Medan untuk mengedepankan empati dan rasa kemanusiaan terhadap siapa pun yang sedang mengalami gangguan kesehatan, termasuk seorang kepala daerah.

Menurutnya, mendoakan kesembuhan jauh lebih bijak dibanding membangun asumsi atau spekulasi yang belum tentu benar. Ia berharap Rico Waas segera pulih dan dapat kembali menjalankan tugas pemerintahan seperti sediakala.

“Kita semua tentu ingin pemimpin daerah sehat dan bisa bekerja maksimal. Jadi lebih baik memberikan dukungan moral dan doa agar beliau cepat sembuh,” ucapnya.

Di akhir pernyataannya, Zainuddin menilai keterbukaan yang dilakukan Rico Waas kepada masyarakat patut diapresiasi sebagai bentuk transparansi seorang pejabat publik. Menurutnya, kepercayaan masyarakat hanya bisa dibangun melalui komunikasi yang terbuka dan jujur kepada publik.

“Kepercayaan publik lahir dari keterbukaan. Dan saya melihat itu sudah ditunjukkan Pak Rico kepada masyarakat,” pungkasnya.(RS)

Baca berita terkini di Blokberita.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *