BLOKBERITA.COM – Tiga personil Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengalami penganiayaan pada Senin dini hari (31/03/2025).
Peristiwa terjadi di Desa Wapae, Kecamatan Tiworo Tengah, Kabupaten Muna Barat yang diduga melibatkan oknum TNI serta sejumlah warga sipil.
Dalam kasus tersebut sembilan warga kini telah diamankan polisi untuk menjalani pemeriksaan. ” Iya (sembilan orang yang diamankan) masih proses pemeriksaan tahap penyelidikan,” kata Kasi Humas Polres Muna Ipda Baharuddin pada wartawan, Selasa (01/04/2025).
Kejadiannya sekitar pukul 00.30 WITA di depan Polsek Tiworo Tengah, saat proses melaksanakan pengamanan malam takbiran.
Ketiga korban yakni Bripda Hendi dan Briptu Rendi Supriadi yang bertugas di Polsek Tiworo Tengah, serta Bripda Abdi Mah Putra dari satuan Brimobda Polda Sultra. Sementara itu, dua pelaku yang merupakan anggota TNI diketahui bertugas di Den Intel Korem Palu dan Kodim Kendari.
Akibatnya, para korban mengalami luka-luka. Bripda Hendi mengalami pendarahan dari hidung dan saat ini masih dalam perawatan. Bripda Abdi Mah Putra mengalami luka robek pada bibir bawah, sementara Briptu Rendi hanya mengalami rasa sakit tanpa luka yang terlihat.
Sementara informasi dihimpun, keterlibatan dua anggota TNI itu kini sudah ditangani oleh polisi militer (POM).
Namun begitu, para awak media masih berupaya mengonfirmasi pihak pimpinan dua anggota TNI yang diduga terlibat dalam penganiayaan tersebut. (J J)