BLOKBERITA.COM – Operasi Ketupat Toba yang digelar untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran menunjukkan hasil positif. Dari data Ditlantas Polda Sumut, angka kecelakaan lalu lintas dalam enam hari pelaksanaan operasi mengalami penurunan signifikan sebesar 68,3% dibandingkan periode yang sama pada 2024.
Direktur Lalu Lintas Polda Sumut Kombes Firman Darmansyah, mengungkapkan bahwa hingga 31 Maret jumlah kecelakaan lalu lintas tercatat 32 kejadian, turun drastis dari 101 kejadian tahun lalu.
Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto juga mengapresiasi kinerja jajaran kepolisian dan mengimbau masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan di jalan raya.
” Saya mengapresiasi peran seluruh personil yang telah bekerja keras dalam Operasi Ketupat Toba. Namun, kami juga mengingatkan masyarakat yang akan kembali ke daerah asal serta yang berwisata seperti ke Danau Toba dan Berastagi agar tetap berhati-hati selama perjalanan. Utamakan keselamatan, patuhi aturan lalu lintas, dan pastikan kendaraan dalam kondisi baik sebelum bepergian,” imbuhnya.
Untuk memastikan kelancaran arus balik dan perjalanan wisata, Polda Sumut terus memaksimalkan kehadiran personil di lapangan, khususnya di titik-titik rawan kepadatan dan kecelakaan. Antisipasi terhadap potensi bencana alam seperti banjir juga menjadi perhatian utama dalam pengamanan tersebut.
” Kami telah menginstruksikan seluruh jajaran lalu lintas untuk terus mengoptimalkan pelayanan di jalur-jalur utama. Selain menjaga kelancaran arus lalu lintas, kami juga bersiaga terhadap kemungkinan bencana alam yang dapat mengganggu perjalanan masyarakat,” tambah Dirlantas.
” Dengan menurunnya angka kecelakaan lalu lintas yang begitu signifikan, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan berkendara,” pungkasnya. (J J)