Dana Hibah Kormi Medan Tertunda, Ketua DPRD Nilai Pencairan Akhir Tahun Tidak Ideal

BLOKBERITA.COM – Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) Kota Medan, Idrus Junaidi, menyampaikan kekecewaannya atas belum dicairkannya dana hibah yang telah diusulkan sejak satu tahun terakhir. Dana hibah tersebut sebelumnya dijanjikan akan disalurkan pada Triwulan II Tahun Anggaran 2026, namun belakangan jadwal pencairannya berubah menjadi Triwulan IV atau sekitar November 2026.

Idrus menuturkan, sejak kepengurusan Kormi Medan yang baru terbentuk, organisasi yang dipimpinnya belum pernah menerima bantuan dana hibah dari pemerintah daerah. Ia mengungkapkan, sempat muncul kesepahaman bahwa Kormi Medan akan memperoleh dukungan anggaran hingga Rp3 miliar, meski pihaknya menegaskan tidak mempersoalkan besaran dana tersebut.

“Bagi kami yang terpenting adalah adanya kejelasan dan kepastian waktu pencairan. Ketika jadwal berubah menjadi Triwulan IV, tentu ini menjadi kendala serius untuk menjalankan program kerja yang sudah direncanakan,” ujar Idrus.

Ia juga menyinggung adanya dugaan pihak internal yang masih berpihak kepada kepengurusan lama dan dinilai ikut memperlambat proses pencairan dana hibah untuk Kormi Medan. Kondisi tersebut, menurutnya, semakin memperumit upaya organisasi dalam mengembangkan olahraga rekreasi di tengah masyarakat.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd.B, menilai pencairan dana hibah pada akhir tahun anggaran merupakan kebijakan yang tidak ideal. Menurutnya, waktu pelaksanaan program akan sangat terbatas apabila anggaran baru diterima menjelang penutupan tahun.

“Kalau dana baru turun di Triwulan IV, bagaimana mungkin program bisa berjalan maksimal. Waktunya terlalu sempit. Padahal Kormi memiliki peran penting dalam menggerakkan aktivitas olahraga rekreasi sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat,” kata Wong saat audiensi bersama pengurus Kormi Medan, Selasa (10/2/26).

Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, Kormi Medan menyatakan tetap berkomitmen menjalankan sejumlah program olahraga rekreasi di tingkat kecamatan. Program tersebut dirancang untuk menjangkau masyarakat luas serta melibatkan berbagai pihak, termasuk unsur legislatif, sebagai bentuk dukungan moral dan kelembagaan.

Sekretaris Jenderal Kormi Medan, Benny Hadayana Pane, menambahkan bahwa pihaknya sebelumnya telah mengusulkan dan membahas anggaran bersama instansi terkait. Namun, perubahan jadwal pencairan secara mendadak membuat perencanaan yang telah disusun menjadi tidak optimal.

“Kami sudah menyiapkan program bimbingan teknis, edukasi ke sekolah-sekolah, hingga kegiatan olahraga rekreasi masyarakat. Potensi ini sangat besar jika didukung dengan anggaran yang konsisten,” ujarnya.

Wong pun mengingatkan agar Kormi tetap bersabar dan terus menunjukkan kinerja nyata di lapangan. Ia meyakini, dengan program yang berjalan dan prestasi yang terlihat, dukungan dari berbagai pihak akan semakin terbuka ke depan.

Audiensi tersebut turut dihadiri Staf Ahli Ketua DPRD Kota Medan, Boydo HK Panjaitan dan Zainuddin Lubis.(RS)

Exit mobile version