DPRD Medan Gelar Paripurna LKPJ 2025, Wali Kota Paparkan Capaian Pembangunan

BLOKBERITA.COM- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan menggelar rapat paripurna dalam rangka penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemerintah Kota Medan Tahun Anggaran 2025, Senin (9/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari mekanisme evaluasi kinerja pemerintah daerah yang mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd.B., didampingi Wakil Ketua H. Rajudin Sagala, S.Pd.I., dan H. Zulkarnaen, S.K.M. Hadir dalam rapat tersebut Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Sekretaris Daerah Wiriya Alrahman, para pimpinan fraksi, anggota dewan, serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD).

Dalam penyampaiannya, Wali Kota Medan Rico Waas menjelaskan bahwa LKPJ disusun berpedoman pada Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 yang mewajibkan kepala daerah menyampaikan laporan kepada DPRD. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD dan seluruh pemangku kepentingan atas sinergi dalam pelaksanaan pembangunan selama tahun 2025.

Rico Waas memaparkan sejumlah indikator makro pembangunan Kota Medan yang menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tercatat sebesar 83,74 poin atau meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi juga mengalami kenaikan menjadi 5,10 persen. Sementara itu, tingkat kemiskinan berhasil ditekan menjadi 7,25 persen, dan tingkat pengangguran terbuka turut menurun.

Dari sisi keuangan daerah, realisasi pendapatan Kota Medan mencapai lebih dari Rp6,3 triliun atau sekitar 90 persen dari target yang ditetapkan. Pendapatan tersebut bersumber dari pendapatan asli daerah serta transfer dari pemerintah pusat. Sementara realisasi belanja daerah mencapai lebih dari 80 persen dari total anggaran.

Selain itu, capaian pembangunan juga terlihat pada berbagai sektor strategis. Di bidang infrastruktur, pemerintah mencatat penanganan ribuan titik banjir, pembangunan dan rehabilitasi jalan sepanjang ratusan kilometer, serta peningkatan layanan air bersih dan sanitasi. Pada sektor pelayanan publik, indeks pelayanan publik dan inovasi daerah menunjukkan peningkatan yang signifikan.

Di bidang sosial dan ekonomi, pemerintah juga mencatat peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, serta penyerapan tenaga kerja melalui berbagai program. Investasi daerah turut mengalami pertumbuhan, yang berdampak pada peningkatan daya saing ekonomi Kota Medan.

Wali Kota juga menyoroti keberhasilan pemerintah dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, serta peningkatan pelayanan terhadap kelompok rentan seperti penyandang disabilitas dan masyarakat kurang mampu.

Menutup penyampaiannya, Rico Waas berharap DPRD dapat memberikan masukan, saran, dan rekomendasi terhadap LKPJ tersebut sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja pemerintahan di masa mendatang. Rapat kemudian ditutup dengan penyerahan dokumen LKPJ kepada pimpinan DPRD Kota Medan untuk dibahas lebih lanjut.(RS)

Exit mobile version