Polisi Bantu Warga Terdampak Banjir Di Langkat, Salurkan Bantuan Dan Atur Lalu Lintas

personil polisi yang mengatur arus lalin saat kondisi jalan banjir. (foto : dok)

BLOKBERITA.COM – Jajaran Polres Langkat, Polda Sumatera Utara, bergerak membantu masyarakat terdampak luapan sungai di Kecamatan Besitang dan Padang Tualang, Senin (12/10). Selain menyalurkan bantuan kepada warga yang mengungsi, personel kepolisian juga mendukung proses evakuasi dan mengatur lalu lintas di ruas jalan yang tergenang air.

Kapolda Sumatera Utara Irjen Sonny Irawan, melalui Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan, menegaskan bahwa Polri terus hadir memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat, khususnya saat menghadapi bencana.

“Polri berupaya memastikan masyarakat terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan, sekaligus mendukung proses evakuasi dan menjaga keselamatan pengguna jalan melalui koordinasi dengan instansi terkait,” ujarnya.

Di Kecamatan Besitang, Kapolsek Besitang bersama personel menyalurkan bantuan berupa beras, mi instan, minuman kemasan, roti, dan makanan ringan kepada 55 warga yang mengungsi di Posko Madrasah Nurul Ikhsan, Desa Sekoci, Dusun Sidodadi.

Polisi juga berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Langkat, Basarnas Sumatera Utara, serta pemerintah setempat untuk membantu evakuasi dan pendataan warga terdampak.

Debit air yang sebelumnya mencapai rata-rata 50 sentimeter dilaporkan mulai surut. Hingga pemantauan dilakukan, belum ada laporan korban jiwa, sedangkan kerugian material masih dalam pendataan.

Sementara itu, di Kecamatan Padang Tualang, Kapolsek Iptu M Yassir Parinduri bersama personil melakukan pengecekan dan pengaturan lalu lintas di Jalan Sumur Bor, menyusul genangan akibat meningkatnya debit Sungai Batang Serangan.

Genangan tersebut diduga berkaitan dengan robohnya tanggul Paya Bunder di area perkebunan PTPN IV Batang Serangan yang pengerjaannya belum selesai. Air meluap melalui saluran perkebunan hingga menggenangi jalan umum dan sejumlah rumah warga di Dusun Sumur Bor, Desa Tebing Tanjung Selamat.

Penanganan dilakukan setelah Polsek Padang Tualang menerima laporan masyarakat melalui layanan Call Center 110 Polres Langkat. Hasil pemantauan menunjukkan situasi aman, arus lalu lintas kembali lancar, dan genangan air berangsur surut.

Kabid Humas Polda Sumut mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi kenaikan debit air, berhati-hati saat melintasi jalan yang tergenang, serta segera menghubungi petugas apabila membutuhkan bantuan.

Polda Sumut bersama jajaran akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan keselamatan masyarakat dan penanganan dampak banjir berjalan optimal. (REL)

 

Baca berita terkini di Blokberita.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *