BLOKBERITA.COM — Ketua DPRD Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen Tarigan yang juga Ketua Permabudhi Sumatera Utara dan Ketua Gemabudhi Sumatera Utara menghadiri kegiatan ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) di Jalan Sisingamangaraja, Medan, Minggu (3/5/2026). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Raya Waisak 2026 yang diperingati umat Buddha di seluruh Indonesia.
Ziarah diawali dengan upacara penghormatan kepada para pahlawan yang dipimpin oleh Pembimas Buddha Sumatera Utara, Sukasdi. Dalam sambutannya, Sukasdi menyampaikan bahwa kegiatan ziarah ini dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia sebagai bentuk penghormatan dan mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan bangsa.
Ia juga mengungkapkan bahwa rangkaian kegiatan menyambut Waisak tahun ini tidak hanya berfokus pada kegiatan spiritual, tetapi juga aksi sosial dan lingkungan. Salah satu agenda yang direncanakan adalah pelaksanaan kegiatan ekoenzim di kawasan Sibaganding, Danau Toba pada 10 Mei 2026 mendatang.
“Kegiatan ziarah ini menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai penghormatan terhadap jasa para pahlawan, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menyambut Hari Raya Waisak. Secara serentak, kegiatan ini dilakukan di seluruh Indonesia,” ujar Sukasdi.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Bhante Agacito. Suasana khidmat tampak menyelimuti prosesi tersebut, di mana para peserta ziarah memberikan penghormatan serta tabur bunga di pusara para pahlawan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Kadin Medan, Arman Chandra, serta sejumlah tokoh masyarakat dan perwakilan organisasi keagamaan Buddha di Sumatera Utara.
Dalam kesempatan tersebut, Wong Chun Sen bersama rombongan juga melakukan ziarah ke sejumlah makam tokoh penting yang pernah berjasa bagi Sumatera Utara dan Kota Medan. Di antaranya makam mantan Gubernur Sumatera Utara Letnan Jenderal (Purn) Raja Inal Siregar yang menjabat selama dua periode pada 1988 hingga 1998 dan dikenal dengan konsep pembangunan Marsipature Hutanabe.
Selain itu, rombongan juga menziarahi makam mantan Wali Kota Medan Kolonel Saleh Arifin Harahap yang memimpin Kota Medan dari 3 Juli 1974 hingga 31 Maret 1980. Ziarah juga dilakukan ke makam mantan Gubernur Sumatera Utara periode 1966–1977, Mayor Jenderal Marahalim Harahap.
Wong Chun Sen menyampaikan bahwa kegiatan ziarah ini tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan keagamaan, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan kepada para tokoh yang telah berjasa dalam pembangunan daerah.
“Kita ingin generasi saat ini tidak melupakan sejarah dan jasa para pendahulu. Ziarah ini menjadi pengingat bahwa kemajuan yang kita rasakan hari ini tidak terlepas dari perjuangan mereka,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat lintas organisasi dan keagamaan. Menurutnya, hal ini mencerminkan semangat toleransi dan kebersamaan yang terus terjaga di Kota Medan.
Melalui kegiatan ini, Wong berharap nilai-nilai kebangsaan, persatuan, serta kepedulian sosial dapat terus ditanamkan kepada generasi muda, sejalan dengan semangat peringatan Hari Raya Waisak yang penuh kedamaian dan refleksi diri.(RS).












