Wong Chun Sen Hadiri Pembukaan Liga Kampung di Sergai, Dukung Pembinaan Atlet Menuju Soekarno Cup Nasional

BLOKBERITA.COM — Ketua DPRD Kota Medan yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara Bidang Perekonomian, Drs. Wong Chun Sen Tarigan M.Pd.B, menghadiri pembukaan Kompetisi Liga Kampung yang digelar di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Senin (1/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir Pancasila dan Bulan Bung Karno yang dilaksanakan oleh PDI Perjuangan.

Pembukaan kompetisi berlangsung meriah dengan dihadiri ratusan peserta dan masyarakat. Hadir dalam kegiatan itu Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Rapidin Simbolon, Ketua Panitia Nasional Liga Kampung sekaligus Kepala Badan Kehormatan DPP PDI Perjuangan, Komarudin Watubun, para pengurus partai, kader, serta masyarakat dari berbagai daerah di Sumatera Utara.

Dalam sambutannya, Rapidin Simbolon menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus DPC PDI Perjuangan yang telah mempersiapkan pelaksanaan Kompetisi Liga Kampung sebagai bagian dari proses pembinaan atlet sepak bola usia muda di daerah.

Menurutnya, kompetisi tersebut bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga menjadi sarana untuk menjaring bibit-bibit atlet potensial yang nantinya akan dipersiapkan mewakili Sumatera Utara pada tingkat nasional.

“Saya mengapresiasi seluruh ketua DPC yang telah bekerja keras mempersiapkan pelaksanaan Liga Kampung ini. Kompetisi ini mulai kita bangun untuk menuju pertandingan nasional di Surabaya, Jawa Timur. Dari sini kita akan menyaring bibit-bibit terbaik dari bawah untuk kita tingkatkan hingga ke level nasional,” ujar Rapidin.

Ia menambahkan, DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara telah menyiapkan total hadiah sebesar Rp50 juta untuk memotivasi para peserta agar tampil maksimal dan menjunjung tinggi sportivitas selama kompetisi berlangsung.

Sementara itu, Komarudin Watubun menegaskan bahwa pelaksanaan Liga Kampung tahun ini memiliki makna yang sangat istimewa karena bertepatan dengan dua momentum penting bagi bangsa Indonesia, yakni Hari Lahir Pancasila dan Bulan Bung Karno.

“Hari ini kita melaksanakan dua kegiatan penting. Pertama memperingati Hari Lahir Pancasila dan kedua memperingati Bulan Bung Karno. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan memperingati hari lahir Bung Karno sekaligus mempersiapkan adik-adik kita untuk bertarung memperebutkan Piala Bergilir Soekarno di Jawa Timur,” katanya.

Komarudin menjelaskan bahwa tanggal 1 Juni memiliki arti yang sangat penting dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Pada tanggal tersebut, tahun 1945, Proklamator Kemerdekaan Indonesia, Soekarno, menyampaikan gagasan dasar negara yang kemudian dikenal sebagai Pancasila.

Menurutnya, Pancasila bukan sekadar rangkaian kata atau lima sila yang dihafalkan, melainkan merupakan jiwa bangsa, pandangan hidup, serta penuntun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Di tengah berbagai tantangan globalisasi, kemajuan teknologi, dan dinamika kehidupan sosial politik, nilai-nilai Pancasila semakin relevan untuk kita pegang teguh. Nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah dan mufakat, serta keadilan sosial harus menjadi pedoman dalam setiap tindakan dan pekerjaan kita,” ujarnya.

Komarudin juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan semangat juang selama mengikuti kompetisi. Ia berharap para pemain terbaik nantinya mampu mengharumkan nama Sumatera Utara pada ajang Soekarno Cup yang akan digelar di Surabaya, Jawa Timur.

“Kalian yang terpilih nantinya akan membawa nama Sumatera Utara. Karena itu tunjukkan kemampuan terbaik, tetap disiplin, dan junjung tinggi sportivitas dalam setiap pertandingan,” pesannya.

Pada kesempatan tersebut, Wong Chun Sen Tarigan turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Kompetisi Liga Kampung yang dinilainya sebagai wadah positif bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan kemampuan di bidang olahraga.

Menurut Wong, pembinaan atlet harus dimulai dari tingkat paling bawah agar lahir pemain-pemain berkualitas yang mampu bersaing di tingkat nasional. Selain itu, olahraga juga menjadi sarana efektif dalam membangun karakter, kedisiplinan, dan semangat persatuan di tengah masyarakat.

“Liga Kampung merupakan kegiatan yang sangat positif karena menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan bakatnya. Kita berharap dari kompetisi ini lahir atlet-atlet sepak bola berbakat yang dapat mengharumkan nama Sumatera Utara dan Indonesia,” ujar Wong.

Ia juga menilai kegiatan tersebut sejalan dengan semangat Pancasila yang mengajarkan persatuan, gotong royong, dan kebersamaan dalam membangun bangsa.

Antusiasme masyarakat yang memadati lokasi pertandingan menunjukkan besarnya dukungan terhadap upaya pembinaan olahraga rakyat, yang diharapkan mampu melahirkan generasi muda berprestasi sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.(RS)

Baca berita terkini di Blokberita.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *