Ketua DPRD Medan Hadiri Paskah Oikumene, Tegaskan Pentingnya Persatuan di Kota Majemuk

BLOKBERITA.COM – Ketua DPRD Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen Tarigan, MPdB, menghadiri perayaan Paskah Oikumene yang digelar di Pardede Hall, Medan, Rabu (29/4/2026). Kegiatan tersebut dihadiri ribuan masyarakat Kota Medan dari berbagai latar belakang, serta dihadiri Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Perayaan yang mengusung tema “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita” berlangsung khidmat dan penuh nuansa kebersamaan. Momen ini menjadi ruang perjumpaan lintas umat dalam semangat persatuan dan toleransi di tengah keberagaman Kota Medan.

Dalam sambutannya, Wong Chun Sen menegaskan bahwa perayaan Paskah Oikumene bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan momentum penting untuk memperkuat kebersamaan, persaudaraan, dan persatuan masyarakat.

Ia memaknai kata oikumene sebagai simbol persatuan dan kebersamaan antarumat beragama. Menurutnya, perayaan ini mencerminkan kerukunan yang telah lama tumbuh dan terjaga di Kota Medan.

“Kota Medan adalah kota yang kaya akan keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa. Namun keberagaman itu menjadi kekuatan, bukan kelemahan. Inilah yang harus terus kita rawat bersama,” ujarnya.

Wong juga menyoroti makna Paskah sebagai perayaan kebangkitan dan kemenangan atas kegelapan. Nilai kasih, pengorbanan, dan harapan, menurutnya, menjadi pesan utama yang relevan dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia menyebut, semangat kebangkitan dan pembaruan yang terkandung dalam Paskah merupakan energi penting dalam membangun Kota Medan yang lebih baik. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pihak, khususnya aparatur Pemerintah Kota Medan, untuk menjadikan Paskah sebagai momentum perubahan.

“Kepada seluruh aparatur Pemko Medan yang hadir, saya berpesan agar memaknai Paskah sebagai panggilan untuk memperbarui hati dan mentalitas. Tinggalkan pola kerja lama yang tidak produktif, dan bangkit menjadi pribadi yang lebih disiplin, profesional, serta berintegritas,” tegasnya.

Selain itu, ia juga menekankan bahwa nilai Paskah harus diwujudkan dalam pelayanan publik yang bebas dari sikap arogan, diskriminatif, dan ego sektoral yang dapat menghambat kinerja birokrasi.

Bagi masyarakat Kota Medan, Wong menyampaikan bahwa Paskah merupakan panggilan untuk memperkuat semangat “Medan untuk Semua”. Ia menilai perayaan ini menjadi ruang inklusif yang mempertemukan perbedaan dalam harmoni.

“Perbedaan etnis dan agama tidak boleh menjadi penghalang untuk berbagi kedamaian. Justru harus memperkuat semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan saling menghormati antarumat beragama,” katanya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan nilai-nilai Paskah seperti pengorbanan, kasih, dan kebangkitan sebagai inspirasi dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, pekerjaan, maupun dalam kehidupan sosial.

Di akhir sambutannya, Wong menegaskan komitmen DPRD Kota Medan untuk terus menjaga dan merawat keharmonisan di tengah masyarakat melalui kebijakan yang adil dan inklusif.

“DPRD Kota Medan berkomitmen penuh untuk menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada seluruh warga tanpa terkecuali, demi menjaga persatuan dan kemajuan Kota Medan,” pungkasnya.(RS)

Baca berita terkini di Blokberita.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *