Wong Chun Sen Berikan Bantuan Susu dan Vitamin Gratis bagi Anak Stunting di Medan Tembung

BLOKBERITA.COM — Kepedulian terhadap kesehatan dan tumbuh kembang anak kembali ditunjukkan Ketua DPRD Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd.B. Ia turun langsung menemui sejumlah anak yang mengalami stunting dan kondisi khusus di Kecamatan Medan Tembung, Sabtu (12/9/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wong bersama tim memberikan bantuan berupa susu dan vitamin secara gratis kepada anak-anak yang membutuhkan. Bantuan itu diberikan sebagai bentuk perhatian sekaligus upaya membantu keluarga dalam memenuhi kebutuhan nutrisi anak.

Kunjungan pertama dilakukan Wong ke kediaman Juleha, balita berusia tiga tahun yang tinggal di Jalan Buluh Perindu, Pukat Banting 4, Gang Intan, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung.

Wong mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi Juleha sekaligus memastikan bantuan yang diberikan dapat diterima oleh keluarga.

Menurutnya, informasi mengenai kondisi Juleha sebelumnya diperoleh dari tim yang melakukan pemantauan di lapangan. Setelah mendapatkan informasi tersebut, ia kemudian memutuskan untuk menindaklanjutinya dengan mendatangi kediaman anak tersebut.

“Hari ini saya bersama tim datang ke kediaman Juleha untuk melihat kondisinya sekaligus memberikan susu dan vitamin secara gratis. Mudah-mudahan bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi dan mendukung perkembangan kesehatannya,” ujar Wong yang juga Ketua Permabudhi Sumatera Utara.

Usai menyerahkan bantuan kepada keluarga Juleha, Wong melanjutkan kunjungannya ke lokasi lain untuk menemui anak yang juga membutuhkan perhatian dan dukungan.

Ia kemudian mendatangi kediaman Rinaldi di Jalan Bersama, Gang Jawa, Kecamatan Medan Tembung. Rinaldi yang kini berusia 10 tahun diketahui mengalami kondisi khusus. Hingga saat ini, anak tersebut belum mampu berjalan maupun berbicara.

Kondisi Rinaldi membuat Wong terenyuh. Saat bertemu, ia melihat langsung kondisi anak tersebut sekaligus mendengarkan penjelasan dari orang tua mengenai perjalanan kesehatan Rinaldi sejak masih bayi.

Kepada Wong, orang tua Rinaldi menceritakan bahwa anak mereka mengalami kejang ketika masih bayi. Setelah kejadian tersebut, perkembangan Rinaldi mengalami hambatan hingga membuatnya belum dapat berjalan dan berbicara seperti anak-anak pada umumnya.

Setelah mendengarkan penjelasan keluarga, Wong kemudian menyerahkan bantuan susu dan vitamin untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi Rinaldi.

“Ini susu dan vitamin untuk Rinaldi. Sebelumnya bantuan seperti ini juga sudah saya berikan kepada lima anak penderita stunting. Puji Tuhan, ada yang mengalami perkembangan yang cukup baik dan kondisinya membaik hingga akhirnya bisa berjalan,” kata Wong.

Wong menjelaskan, pemberian bantuan susu dan vitamin kepada anak-anak yang mengalami stunting telah dilakukannya selama kurang lebih enam tahun, khususnya di wilayah Kecamatan Medan Tembung.

Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian yang dilakukan secara berkelanjutan. Ia tidak hanya memberikan bantuan sekali, tetapi berupaya melakukan pendampingan secara rutin dengan harapan kondisi kesehatan dan tumbuh kembang anak dapat terus dipantau.

Wong mengakui, dirinya bersyukur ketika melihat adanya perkembangan positif pada sejumlah anak yang sebelumnya mendapat bantuan. Meski demikian, ia menilai peran keluarga tetap menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan dan perkembangan anak.

Karena itu, Wong mengingatkan para orang tua agar memperhatikan pola makan, kebersihan lingkungan serta kecukupan gizi anak. Pemberian makanan bergizi dan susu juga diharapkan dilakukan secara teratur sesuai kebutuhan masing-masing anak.

“Orang tua harus terus menjaga kesehatan anak, memperhatikan kebersihan dan pola makannya. Asupan susu dan makanan bergizi juga harus diberikan secara teratur. Kita berharap anak-anak yang mengalami stunting maupun kondisi khusus dapat terus mengalami perkembangan dan menjadi lebih sehat,” ujarnya.

Wong menegaskan, bantuan susu dan vitamin tersebut direncanakan terus diberikan setiap bulan kepada anak-anak yang menjadi sasaran pendampingan.

Langkah tersebut, kata dia, merupakan bentuk komitmen untuk terus memberikan perhatian kepada anak-anak yang membutuhkan, sekaligus mendorong keluarga agar tidak menyerah dalam mendampingi proses tumbuh kembang anak.

“Pemberian susu dan vitamin ini akan terus kita berikan setiap bulan sampai anak tersebut sembuh dan menunjukkan perkembangan yang lebih baik,” pungkasnya.(RS)

Exit mobile version