Wong Chun Sen Terima Kunjungan Mahasiswa STBA-PIA, Dorong Generasi Muda Pahami Peran Legislatif

BLOKBERITA.COM – Ketua DPRD Kota Medan Drs Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd.B bersama Anggota DPRD Kota Medan Agus Setiawan didampingi Narasumber pimpinan DPRD Medan Sutrisno Pangaribuan menerima kunjungan mahasiswa Sekolah Tinggi Bahasa Asing Persahabatan Internasional Asia (STBA-PIA) di Gedung DPRD Kota Medan, Jumat (14/8/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan wawasan dan pemahaman mahasiswa mengenai fungsi serta peran lembaga legislatif, khususnya DPRD sebagai lembaga perwakilan rakyat di tingkat daerah.

Selain itu, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara kalangan mahasiswa dengan lembaga legislatif daerah. Melalui kunjungan langsung ke DPRD, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh gambaran mengenai proses kerja parlemen daerah, termasuk bagaimana DPRD menjalankan tugas dan fungsinya dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Rombongan mahasiswa STBA-PIA diterima langsung oleh Wong Chun Sen Tarigan bersama Agus Setiawan. Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa berkesempatan berdiskusi dan mendapatkan penjelasan mengenai keberadaan DPRD, termasuk peran anggota dewan dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran dan pengawasan.

Wong Chun Sen Tarigan mengapresiasi kunjungan mahasiswa STBA-PIA tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini penting karena mahasiswa merupakan bagian dari generasi muda yang nantinya memiliki peran strategis dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Ia menilai, pemahaman mengenai lembaga legislatif tidak cukup hanya diperoleh melalui pembelajaran di ruang kelas. Mahasiswa juga perlu melihat secara langsung bagaimana lembaga perwakilan rakyat bekerja dan berinteraksi dengan masyarakat.

“Ini merupakan kegiatan yang sangat baik. Kami mengapresiasi mahasiswa STBA-PIA yang datang ke DPRD Kota Medan untuk mengetahui secara langsung fungsi dan tugas lembaga legislatif,” ujar Wong.

Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam memahami proses demokrasi menjadi hal penting di tengah perkembangan kehidupan sosial dan politik. Mahasiswa, kata Wong, tidak hanya memiliki posisi sebagai kelompok intelektual, tetapi juga calon pemimpin yang akan menentukan arah pembangunan di masa mendatang.

Karena itu, ia berharap kunjungan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Mahasiswa diharapkan dapat menjadikan pengalaman tersebut sebagai tambahan wawasan untuk memahami bagaimana kebijakan publik dibentuk serta bagaimana aspirasi masyarakat disampaikan melalui lembaga legislatif.

“Mahasiswa harus memiliki wawasan yang luas dan memahami bagaimana sistem pemerintahan dan demokrasi berjalan. Dari sini diharapkan muncul generasi muda yang kritis, memiliki kepedulian terhadap masyarakat dan mampu memberikan kontribusi positif bagi daerah,” katanya.

Wong juga membuka ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan berbagai pertanyaan dan pandangan terkait tugas DPRD maupun persoalan yang berkembang di tengah masyarakat. Menurutnya, komunikasi antara lembaga legislatif dan generasi muda perlu terus dibangun agar tercipta pemahaman yang lebih baik mengenai tugas masing-masing.

Sementara itu, Presiden BEM STBA-PIA periode 2025-2026, Annabelle Wijaya, turut hadir dalam kunjungan tersebut. Kehadiran mahasiswa dalam kegiatan itu diharapkan dapat memberikan pengalaman langsung mengenai praktik kelembagaan serta mekanisme kerja DPRD Kota Medan.

Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana dialogis. Mahasiswa tidak hanya memperoleh informasi mengenai fungsi DPRD, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk mengenal lebih dekat aktivitas lembaga legislatif daerah.

Melalui kegiatan tersebut, DPRD Kota Medan dan STBA-PIA diharapkan dapat terus membangun komunikasi dan hubungan kelembagaan yang positif. Interaksi antara mahasiswa dan wakil rakyat dinilai penting untuk memperkuat pendidikan demokrasi sekaligus menumbuhkan kesadaran generasi muda terhadap persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membuka ruang partisipasi publik, khususnya dari kalangan mahasiswa, agar generasi muda semakin memahami proses pengambilan kebijakan serta pentingnya menyampaikan aspirasi secara konstruktif.(RS)

Exit mobile version