Ketua DPRD Medan Terima Audiensi Komunitas Seni Nias, Dukung Pelestarian Budaya Lewat Show of Mohaga

BLOKBERITA.COM – Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen Tarigan menerima kunjungan audiensi Komunitas Seni Nias yang terdiri dari mahasiswa dan pemuda dari berbagai universitas di Kota Medan, Jumat (29/5/2026). Audiensi tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan sebagai bentuk silaturahmi sekaligus penyampaian rencana kegiatan seni budaya bertajuk “Show of Mohaga”.

Dalam pertemuan itu, para perwakilan komunitas menyampaikan tujuan kegiatan yang akan digelar sebagai bentuk pelestarian budaya Nias melalui pertunjukan seni suara dan lagu daerah. Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung pada Sabtu (30/5/2026) di CHC Padang Bulan Medan.

Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) Mohaga Voice, Etty Destinawaty Hura mengatakan, Show of Mohaga Voice menjadi momentum penting bagi komunitas seni tersebut yang telah delapan tahun berkarya dalam melestarikan budaya dan lagu-lagu Nias.

Menurutnya, selama delapan tahun terakhir Mohaga Voice terus berupaya menjaga eksistensi budaya Nias melalui pertunjukan seni suara dan pengembangan lagu daerah agar tetap dikenal oleh generasi muda. Ia menyebutkan, kegiatan tersebut bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi sarana edukasi budaya kepada masyarakat luas.

“Sudah genap delapan tahun Mohaga Voice hadir dan terus berkarya. Kami ingin melalui pertunjukan ini seni dan lagu Nias semakin dikenal masyarakat luas, khususnya generasi muda,” ujar Etty dalam audiensi tersebut.

Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan, Cristofer Hia menyampaikan bahwa pihaknya secara khusus mengundang Ketua DPRD Medan untuk hadir dalam acara Show of Mohaga yang akan digelar di CHC Padang Bulan Medan.

Ia menjelaskan, pertunjukan tersebut akan melibatkan sebanyak 28 orang yang terbagi dalam beberapa penampilan dan konsep pertunjukan seni. Seluruh peserta telah melakukan persiapan intensif demi memberikan penampilan terbaik kepada masyarakat.

Cristofer mengatakan, tujuan utama kegiatan itu adalah untuk memajukan serta melestarikan kebudayaan Nias agar semakin dikenal di tengah masyarakat modern yang saat ini mulai tergerus perkembangan zaman.

“Kami ingin budaya Nias tetap hidup dan dikenal luas. Karena itu kami berupaya menghadirkan pertunjukan yang tidak hanya menarik, tetapi juga memiliki nilai budaya dan edukasi,” katanya.

Ia menambahkan, hingga saat ini persiapan kegiatan telah mencapai sekitar 80 persen. Namun demikian, panitia masih membutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar pelaksanaan acara dapat berjalan maksimal dan sukses sesuai harapan.

Menanggapi hal tersebut, Wong Chun Sen memberikan apresiasi atas semangat generasi muda Nias yang tetap konsisten menjaga dan memperkenalkan budaya daerah di tengah perkembangan era modernisasi.

Menurut Wong, kegiatan seni dan budaya seperti ini sangat penting untuk menjaga identitas budaya daerah sekaligus memperkuat keberagaman budaya yang ada di Kota Medan. Ia menilai pelestarian budaya tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi antara komunitas, masyarakat dan pemerintah.

Wong juga berpesan kepada panitia agar mampu mempersiapkan kegiatan secara matang, termasuk dalam pengelolaan anggaran dan kebutuhan teknis pertunjukan agar acara dapat berjalan baik tanpa kendala berarti.

“Semoga pertunjukan ini berjalan lancar dan sukses. Jika ingin membuat suatu pertunjukan harus bisa menghitung budget dengan baik agar semua kebutuhan kegiatan dapat terpenuhi,” ujar Wong.

Ia berharap Show of Mohaga dapat menjadi agenda positif yang terus berlanjut setiap tahunnya dan mampu menjadi wadah bagi generasi muda Nias untuk menampilkan kreativitas sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat luas.

Audiensi tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama dan penyerahan undangan kepada Ketua DPRD Medan sebagai bentuk penghormatan sekaligus harapan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan seni budaya tersebut.(RS)

Exit mobile version