Peringati Bulan Bung Karno, Ketua DPRD Medan Ajak Masyarakat Amalkan Nilai-Nilai Pancasila

BLOKBERITA.COM – Dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno, Ketua DPRD Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd.B, mengajak masyarakat untuk memahami sekaligus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Ajakan tersebut disampaikannya saat kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan yang digelar di Kantor Camat Medan Tembung, Sabtu (20/6/2026).

Kegiatan yang diikuti masyarakat dari berbagai kalangan itu menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah berbagai tantangan kehidupan bermasyarakat. Selain memberikan pemahaman mengenai ideologi bangsa, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air.

Camat Medan Tembung, M. Idris, dalam sambutannya mengajak seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan baik serta menyimak materi yang disampaikan. Menurutnya, pemahaman terhadap Pancasila sangat penting sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Saya berharap seluruh masyarakat yang hadir dapat mendengarkan dan memahami materi yang disampaikan dalam kegiatan ini. Pemahaman terhadap arti dan makna Pancasila sangat penting agar nilai-nilainya dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Idris.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen Tarigan mengawali pemaparannya dengan memperkenalkan Salam Pancasila kepada seluruh peserta sebagai bentuk penghormatan terhadap semangat perjuangan Bung Karno sebagai penggali Pancasila. Menurutnya, Salam Pancasila merupakan simbol semangat kebangsaan yang mencerminkan komitmen seluruh warga negara untuk menjaga dan mengamalkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila.

Wong menegaskan bahwa Pancasila merupakan ideologi yang telah disepakati seluruh bangsa Indonesia dan menjadi fondasi utama dalam kehidupan bernegara. Karena itu, setiap warga negara memiliki tanggung jawab untuk memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Pancasila adalah ideologi bangsa Indonesia yang dilaksanakan dan diterapkan di seluruh wilayah Indonesia. Pancasila bukan hanya sekadar simbol negara, tetapi merupakan pedoman yang harus dipahami dan diamalkan oleh seluruh masyarakat,” katanya.

Dalam pemaparannya, Wong menjelaskan tiga aspek penting yang harus dipahami masyarakat mengenai Pancasila. Pertama, Pancasila sebagai dasar negara. Dalam fungsi tersebut, Pancasila menjadi landasan utama dalam penyelenggaraan pemerintahan sekaligus menjadi dasar penyusunan berbagai peraturan perundang-undangan di Indonesia.

Kedua, Pancasila sebagai ideologi negara. Menurut Wong, seluruh nilai yang terkandung di dalam Pancasila menjadi arah dan tujuan bangsa Indonesia dalam mewujudkan cita-cita nasional. Ideologi Pancasila juga menjadi pembeda Indonesia dengan negara lain yang memiliki sistem maupun ideologi berbeda.

“Pancasila sebagai ideologi negara memberikan arah bagi bangsa Indonesia dalam mewujudkan cita-cita nasional. Semua kebijakan dan pembangunan harus berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila,” jelasnya.

Ketiga, Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa. Wong menuturkan bahwa lima sila Pancasila harus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurutnya, pemahaman yang baik terhadap Pancasila akan memperkuat persatuan di tengah masyarakat Indonesia yang memiliki latar belakang suku, agama, ras, dan budaya yang beragam.

“Indonesia memiliki keberagaman yang luar biasa. Karena itu, Pancasila menjadi perekat yang mempersatukan seluruh elemen bangsa. Nilai-nilai gotong royong, toleransi, saling menghormati, dan keadilan sosial harus terus kita jaga bersama,” ujarnya.

Wong juga mengingatkan masyarakat agar turut menjaga keutuhan bangsa dengan menghindari berbagai bentuk perpecahan, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum tentu benar, serta menjunjung tinggi sikap saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia menilai, tantangan bangsa saat ini tidak hanya berasal dari persoalan ekonomi maupun sosial, tetapi juga dari derasnya arus informasi yang dapat memicu konflik apabila tidak disikapi secara bijaksana. Oleh sebab itu, penguatan nilai-nilai Pancasila menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga kerukunan dan persatuan nasional.

Melalui kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan yang dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Bulan Bung Karno tersebut, Wong berharap masyarakat semakin memahami arti penting Pancasila sebagai dasar negara, ideologi negara, dan pandangan hidup bangsa. Dengan demikian, nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendiri bangsa dapat terus hidup dan menjadi pedoman dalam membangun masyarakat Kota Medan yang harmonis, aman, sejahtera, serta tetap menjunjung tinggi semangat persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.(RS)

Exit mobile version