BLOKBERITA.COM — DPRD Kota Medan menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 untuk menyusun program kerja tahun 2027 dengan mengusung tema “Transformasi Fungsi DPRD Kota Medan melalui Penguatan Inovasi dan Digitalisasi guna Mengawal Akselerasi Pembangunan Kota yang Maju dan Inklusif”. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, 2-4 Agustus 2026, di The Hill Hotel and Resort Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, dan dibuka secara resmi oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, Minggu (2/8/2026).
Raker tersebut diikuti seluruh pimpinan dan anggota DPRD Kota Medan beserta alat kelengkapan dewan sebagai forum strategis untuk menyusun arah kebijakan dan agenda kerja legislatif pada Tahun Anggaran 2027.
Pelaksana Tugas Sekretaris DPRD Kota Medan, Erisda Hutasoit, mengatakan rapat kerja merupakan agenda penting dalam merumuskan program kerja seluruh alat kelengkapan dewan secara terpadu sehingga mampu mendukung pelaksanaan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan secara optimal.
Menurut Erisda, penyusunan program kerja tidak hanya berorientasi pada target administrasi, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui penguatan kelembagaan DPRD.
“Rapat kerja ini bertujuan menyusun program kerja DPRD Kota Medan Tahun 2027 secara terintegrasi melalui seluruh alat kelengkapan dewan agar pelaksanaan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan semakin efektif,” ujarnya.
Ia menjelaskan, forum tersebut juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara DPRD dengan Pemerintah Kota Medan melalui koordinasi yang lebih baik dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.
Selain itu, peningkatan kompetensi, profesionalisme, integritas, serta kapasitas anggota dewan menjadi salah satu fokus agar lembaga legislatif mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan yang semakin kompleks.
Selama pelaksanaan rapat kerja, peserta mengikuti berbagai agenda, mulai dari pemaparan materi oleh narasumber, diskusi panel, sidang pleno penyampaian usulan dari alat kelengkapan dewan, hingga penyusunan dan pengesahan program kerja DPRD Kota Medan Tahun 2027.
Ketua DPRD Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd.B., mengatakan rapat kerja memiliki nilai strategis karena menjadi dasar dalam menyusun arah kebijakan DPRD selama satu tahun ke depan.
Menurutnya, setiap program yang dirancang harus mampu menerjemahkan aspirasi masyarakat menjadi kebijakan yang terukur, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan Kota Medan.
“Rapat kerja ini merupakan momentum untuk menyusun program yang benar-benar berpihak kepada masyarakat melalui perencanaan yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Wong Chun Sen.
Ia menilai tema transformasi melalui inovasi dan digitalisasi merupakan langkah penting agar DPRD mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat transparansi dan akuntabilitas lembaga.
Wong Chun Sen menegaskan pola kerja konvensional harus mulai ditinggalkan dengan memanfaatkan perkembangan teknologi dalam setiap pelaksanaan tugas dewan.
Menurutnya, pemanfaatan sistem digital akan mempercepat pelayanan, meningkatkan efektivitas pengawasan, serta membuka ruang partisipasi masyarakat melalui sistem pengaduan yang lebih mudah diakses.
Ia juga meminta seluruh alat kelengkapan dewan mengoptimalkan pelaksanaan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan sehingga setiap kebijakan yang dihasilkan benar-benar berdasarkan kebutuhan masyarakat.
Dalam penyusunan peraturan daerah, Wong Chun Sen berharap setiap regulasi disusun berdasarkan kajian akademik, riset, serta data yang akurat sehingga mampu menjawab tantangan pembangunan, investasi, dan perkembangan teknologi.
“Setiap kebijakan harus berbasis data, mengedepankan transparansi, serta melibatkan partisipasi publik sehingga produk hukum yang dihasilkan benar-benar dapat diimplementasikan secara efektif,” tegasnya.
Sementara itu, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan bahwa rapat kerja DPRD menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara legislatif dan eksekutif dalam menyusun arah pembangunan Kota Medan.
Menurut Rico, tantangan pembangunan saat ini menuntut pemerintah bekerja lebih cepat, responsif, inovatif, dan mampu memanfaatkan teknologi informasi dalam setiap proses pelayanan kepada masyarakat.
“Ke depan pemerintahan tidak bisa lagi bekerja dengan cara biasa. Kita harus bergerak cepat, responsif, memanfaatkan teknologi, serta mampu menghadirkan pelayanan yang semakin dekat kepada masyarakat,” ujarnya.
Rico menambahkan seluruh kebijakan pembangunan harus disusun berdasarkan data yang valid agar mampu menjawab persoalan riil masyarakat, mulai dari pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, penguatan UMKM, penanganan kemiskinan, peningkatan kualitas infrastruktur, hingga isu lingkungan hidup.
Ia juga menekankan pentingnya transparansi serta evaluasi berkala terhadap seluruh program pemerintah melalui pemanfaatan sistem digital sehingga pelaksanaan pembangunan dapat dipantau secara lebih efektif.
Melalui rapat kerja tersebut, Rico berharap DPRD Kota Medan dapat menghasilkan program kerja Tahun 2027 yang adaptif, inovatif, berbasis data, serta mampu memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Medan dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Kota Medan.(RS)












